Tips Menjadi Wanita Karier

Menjadi Wanita Karier, Siapa Takut?

Menjadi Wanita Karier, Siapa Takut? – Tidak semua orang mendapatkan apa yang mereka inginkan. Tapi jika kita renungkan, justru kita telah mendapatkan apa yang dibutuhkan.

Sama halnya soal pekerjaan. Setiap orang di muka bumi ini (baik wanita ataupun pria) mereka pasti ingin mendapatkan pekerjaan demi memperoleh penghasilan dan dari penghasilan itu mereka dapat menghidupi diri mereka sendiri dan keluarga.

Menjadi pengangguran itu sesuatu yang mengerikan. Pasrah dengan gender itu suatu keputusan yang tidak bijak.

Umumnya, orang yang tidak memiliki pekerjaan akan menemui stress, pasif, dan cenderung memiliki hubungan sosial yang kurang baik.

Namun apakah wanita harus bekerja? Sementara di sisi lain anda akan menjalani kehidupan berumah tangga dan anda pun akan mengurus anak serta suami anda.

Tidak semua wanita seperti anda?

Menjadi wanita karier merupakan pilihan. Hanya beberapa wanita saja yang memiliki visi dan misi kedepan yang kuat. Perempuan dengan keinginan menjadi wanita karier biasanya memiliki keinginan yang kuat serta pantang menyerah dengan keadaan meskipun harus susah payah membangun kariernya.

Namun ini lebih baik dari pada anda menjadi pasif. Berpikir dan beraktifitas kreatif itu lebih baik dari pada wanita yang hanya bermalas-malasan, di rumah sudah ada sisten rumah tangga yang sudah mengurusi semua mulai dari masak, mengurus anak, dan segudang pekerjaan rumah yang lainnya. Wanita yang tidak terinspirasi menjadi seorang wanita karier yang sukses dalam segala hal pasti akan lebih memilih berdiam diri di rumah menanti gaji suami, menghabiskannya untuk keperluan bulanan dan keperluan sekunder serta tersier.

Memang, pekerjaan akan atau wanita yang mau mewujudkan kariernya akan memiliki dua tanggung jawab besar yaitu Rumah Tangganya dan Kantornya.

Mari coba bandingkan antara wanita yang menjadi ibu rumah tangga dan menjadi ibu rumah tangga plus wanita karier

Berikut ini adalah daftar kemungkinan yang (akan/sedang) anda lakukan jika anda menjadi seorang wanita yang beruntung mendapatkan suami yang kaya raya sehingga anda memilih menjadi ibu rumah tangga.

1. Bermalas-malasan di rumah karena pekerjaan rumah sudah di kerjakan oleh asisten rumah tangga anda.
2. Membeli barang-barang mahal seperti pakaian-pakaian yang trendy fashion.
3. Berkumpul dengan teman-teman untuk makan siang, bergosip, arisan dll
4. Menganggap Bekerja itu menyakitkan.

Disadari atau tidak, jika anda mengiakan salah satu dari beberapa poin di atas maka anda memang tidak cocok menjadi wanita karier. Anda akan lebih baik mencari suami yang kaya raya.

Berikut ini adalah daftar kemungkinan yang (akan/sedang) anda lakukan jika anda menjadi seorang wanita yang memiliki dua dunia yaitu rumah tangga dan wanita karier.

1. Selalu ada aktifitas yang dilakukan karena ada pekerjaan (job).
2. Membantu suami dari segi ekonomi.
3. Berinteraksi dengan teman-teman di kantor sehingga menumbuhkan ikatan kerja yang solid.
4. Kebanggan tersendiri.

Disadari juga atau tidak, jika anda mengiakan satu dari beberapa poin di atas maka memang anda lebih cocok menjadi wanita karier.

Yang perlu dipikirkan selanjutnya adalah kerumitan menemukan pekerjaan yang tepat.

Carilah pekerjaan yang tidak terlalu membelenggu anda dengan kehidupan rumah tangga. Jangan sampai rumah tangga anda dikorbankan hanya demi karier, ini kesalahan yang amat besar.

Caro Handley mengatakan bahwa kerja menghabiskan waktu hidup kita, dari saat kita baru mulai bekerja sampai saat pensiun (atau sekitar 40 tahun). Dengan kata lain, kita menghabiskan 13 atau 14 tahun dari keseluruhan hidup untuk bekerja. Sering kali, jumlah ini melampaui perkiraan karena kita sering bekerja lembur, mulai bekerja di usia yang sangat muda., ataupun bekrja melewati standar usia pensiun.

Jadi perlu digaris bawahi bahwa jika saat ini anda sedang dalam menjalani hubungan pernikahan maka selama 13 atau 14 tahun tersebut anda harus bisa membagi waktu antara kerjaan dan rumah tangga anda. Hal ini bisa dilakukan hanya oleh wanita-wanita hebat seperti anda.

Beliau juga menambahkan bahwa karier yang tepat membuat 13 atau 14 tahun yang kita jalani itu menjadi lebih bermakna. Kita bisa menghabiskan masa-masa itu dengan merasa bahagia atau tidak bahagia. Hal ini berarti menemukan bakat, potensi, dan kemampuan anda. Ini juga berarti menguji diri sendiri, memotivasi diri untuk mewujudkan cita-cita, serta merasakan “greget” saat berhasil mencapai suatu prestasi.

Prestasi inilah yang menjadikan anda para wanita karier berada pada “podium” martabat yang tertinggi. Inilah yang disebut dengan LUAR BIASA dan HEBAT.

Mantap menjadi wanita karier? Sebaiknya jangan setngah-setangah. Maksimalkan seluruh potensi anda dalam karier dan rumah tangga dan kesuksesan pasti akan diraih.