Inilah Sebab Munculnya Tepung Es di Kaligua Brebes – Beberapa hari belakangan ini suhu udara di Brebes sangat tidak bersahabat.

Tiap paginya terasa sangat dingin.

…dan, siang terasa sangat panas.

Di bulan Juli-Agustus biasanya petani bawang merah di sekitar pantura mulai mengeluhkan sulitnya supply air ke sawah.

Sungai irigasi semakin surut bahkan kering.

Hal seperti ini memaksa para petani bawang merah memakai mesin pompa air demi ketersediaan air untuk tanaman mereka.

Untunglah, perubahan suhu yang terjadi di tengah hari tidak memberikan dampak buruk pada tanaman bawang merah.

Karena umumnya tanaman bawang merah dibudidayakan di sekitar pantura hingga sedikit ke selatan.

Daerah yang paling berisiko terkena dampak buruk turunya suhu udara justru dialami daerah yang berada di ketinggian 1600-2050.

Salah satu daerah Brebes yang berada pada ketinggian tersebut adalah Kaligua.

Jika di daerah sekitar pantura Brebes hanya mengalami dingin mulai dari 19°C-21°C, beda dengan daerah Kaligua Kecamata Paguyangan Kab. Brebes.

Di Daerah Kaligua ini terdapat fenomena alam yang masyarakat sekitar menamainya dengan sebutan FROOZ. Frooz ata Frozen adalah tepung es.

Jadi, berikut inilah sebab munculnya tepung es di Kaligua Brebes.

Frozen, atau frooz yang terjadi di Kaligua merupakan sebuah fenomena alam yang langka. Karena hal seperti ini sangat jarang terjadi.

Dan sebab munclunya tepung es di Kaligua Brebes ini beragam.

Berikut ini daftar ragam sebab munculnya tepung es di perkebunan Teh Kaligua.

Ketinggian kebun teh Kaligua Brebes berada di 1600-2050m dpl (Diatas Permukaan Laut.

Kaligua adalah sebuah desa yang mana didalamnya terdapat perkebunan teh.

Salah satu syarat untuk membudidayakan Teh yaitu ditanam di ketinggian 200-2000 meter diatas permukaan laut.

Sementara, Ketinggian kebun teh Kaligua, Paguyangan, Brebes berada diketinggian tersebut bahkan lebih sedikit.

Hal ini (ketinggian suatu tempat) akan memicu perbedaan tekanan dan temperatur udara.

Ketika kamu traveling bareng temen dari arah pantura, misal, ke guci, pasti kamu akan merasakan perbedaan suhu udara.

Dan sebenarnya pada saat yang bersamaan, tekanan udara juga sebenarnya semakin berkurang.

Nah, inilah yang disebut dengan Gerak Brown.

Teori Gerak Brown ini menyebutkan bahwa partikel baik gas ataupun cair selalu mengalami pergerakan.

Cara mudah mengamati gerakannya adalah dengan dipanaskan. Contohnya, pada saat kita memanaskan/memasak air.

Air yang dipanaskan akan bergerak naik dan turun karena terjadi perbedaan suhu dan tekanan.

Begitu juga saat kita mendinginkan air hingga mendekati suhu terendah titik beku air. Maka, terjadilah serbuk es.

Pada penurunan suhu yang sangat drastis bahkan bisa menyebabkan titik embun di dedaunan membeku.

Munculnya Tepung Es di Kaligua Brebes
Gambar 1. Ilustrasi Frozen. Foto Pixabay.com

Mungkin, Inilah Sebab Munculnya Tepung Es di Kaligua Brebes. Yaitu yang pada intinya adalah penurunan suhu dan tekanan yang sejalan dengan beda ketinggian.

Untuk lebih jelasnya, kamu bisa lihat grafik panas permukaan bumi kita di bawah ini.

Munculnya Tepung Es di Kaligua Brebes
Gambar 2. Grafik Suhu Permukaan. Foto sains.me

Meskipun analisa ini belum benar-benar menjawab sepenuhnya tapi yang perlu kita ambil pelajaran adalah:

Semakin tinggi suatu dataran maka akan diiringi dengan penurunan tekanan udara dan suhu pada suatu daerah.

Hubungan antara 2 fenomena alam Aphelion dan Perihelion dengan munculnya tepung es di Kaligua Brebes.

Bentuk garis edar bumi mengelilingi matahari tidak melingkar seperti roda.

Tapi, menurut para ilmuwan menyebutkan bahwa garis edar bumi terhadap matahari berbentuk lonjong.

Sebagai dampak dari bentuk garis edar yang lonjog, menjadikan bumi memiliki dua momen.

  1. Titik terjauh (Aphelion)
  2. Titik terdekat (Perihelion)

Apakah yang dimaksud dengan Aphelion?

Aphelion atau titik terjauh Bumi terhadap Matahari bisa diibaratkan ketika kamu makin jauh dari api unggun dalam sebuah perkemahan.

Semakin jauh dari api tersebut tentunya kamu akan merasa semakin kedinginan bukan?

Apakah yang dimaksud dengan Perihelion?

Perihelion adalah suatu kondisi yang berbeda dengan Aphelion, dimana Bumi dan matahari berada pada titik terdekatnya.

Kondisi seperti ini bisa disamakan ketika kamu semakin dekat dengan api unggun di perkemahan tadi.

Pasti, semakin kamu deket, semakin panas bukan…!?

Bisa jadi, ada kaitan antara dua fenomena alam diatas.

Terutama pada peristiwa Aphelion dimana bumi berada di titik terjauh antara bumi dengan matahari.

Sepertinya peristiwa Aphelion ini lebih pantas menjadi “tersangka” penyebab munculnya tepung es di Kaligua Brebes.

Peristiwa munculnya tepung es di Kaligua Brebes terjadi 2 kali bertepatan pada Juli 2018.

Berita ini muncul di berbagai sosial media dan media online seperti detik.com.

Akibat cuaca dingin yang terjadi hari ini, Kamis (26/7/2018) tanaman teh yang ada perkebunan itu mengalami frozen atau diselimuti tepung es.

Banyak pohon dan pucuk daun hingga rerumputan yang memerah seperti terbakar. (detik.com)

Peristiwa munculnya Frozen atau salju ini pertama kali pada 7 Juli 2018 yang dampaknya tidak begitu parah.

Sedangkan pada peristiwa kedua terjadi pada 26 Juli 2018.

Ingat!

Keduanya terjadi pada bulan yang sama.

Bersamaan di bulan Juli juga terjadi peristiwa Bumi berada pada titik terjauh dari garis edarnya mengelilingi Matahari.

Di bulan Juli 2018 menurut infoastronomy.org di lamanya, dirgantara Indonesia akan dipenuhi dengan peristiwa langka.

  1.  1 Juli 2018: Konjungsi Bulan dengan Planet Mars
  2. 6 Juli 2018: Bumi di Titik Aphelion
  3. 8 Juli 2018: Hujan Meteor Kaprikornid
  4. 13 Juli 2018: Gerhana Matahari Parsial
  5. 16 Juli 2018: Konjungsi Bulan dengan Planet Venus
  6. 21 Juli 2018: Konjungsi Bulan dengan Planet Jupiter
  7. 25 Juli 2018: Konjungsi Bulan dengan Planet Saturnus
  8. 27 Juli 2018: Oposisi Mars
  9. 28 Juli 2018: Gerhana Bulan Total
  10. 29 Juli 2018: Hujan Meteor Delta Akuarid

Jadi menurut saya, peristiwa munculnya salju di Kaligua Brebes dapat diakibatkan oleh

  1. Ketinggian
  2. Titik Aphelion

Alasannya, ketinggian kebun teh Kaligua yang menjadi destinasi tempat wisata “Puncak” bagi warga Brebes berada di 1600-20150.

Kondisi ini memenuhi syarat kemungkinan munculnya serbuk es / Tepung Es / Salju.

Selain disebabkan oleh Ketinggian, Titik Aphelion juga merupakan faktor pendukung berikutnya.

Seperti yang sudah saya jelaskan pada perumpamaan seseorang yang jauh dari perapian.

Begitulah perkiraan atau analisa, Inilah sebab munculnya Tepung Es di Kaligua Brebes.

Penyebab lainya seperti banyaknya awan, masih tutupan vegetasi lahan, polusi, juga bisa mempengaruhi meskipun, mungkin.

Apa yang saya tulis adalah sebuah praduga, dan perlu penelitian lebih lanjut.

Jika ada yang perlu didiskusikan, artikel ini sangat terbuka lebar untuk berdiskusi tentang disiplin ilmu yang terkait.

Sumber:
https://news.detik.com/jawatengah/4134541/tepung-es-muncul-di-kebun-teh-kaligua-brebes
https://lasealwin.com/2018/05/02/penyebab-semakin-tinggi-suatu-daerah-temperatur-semakin-rendah-tekanan-kerapatan-udara-yang-rendah-menurunkan-suhu-udara/
http://sains.me/tanyasains-kenapa-makin-tinggi-suatu-tempat-suhu-udaranya-semakin-dingin/
http://www.infoastronomy.org/2018/07/juni-2018.html

 

%d bloggers like this:
Read more:
Empal Asem Kuliner Khas Cirebon
Empal Asem Tanpa Santan Nikmat Tanpa Kolesterol

Makanan bersantan memang sangat gurih dan nikmat. Tapi bagi para penderita kolesterol, makanan yang mengandung santan ini cenderung "dicoret" dari...

Mencoba Google Image Search Untuk Tanaman Hias Gantung Noname

Mencoba Google Image Search Untuk Tanaman Hias Gantung Noname. Mesin Pencari Google memang sangat canggih yah...! Di negara kita ini,...

Close