Travel Lovers, Gunung Tangkuban Perahu merupakan salah satu tempat wisata favorit di Jawa Barat.

Selain memiliki keindahan yang unik, tempat wisata alam ini juga memiliki legenda yang secara turun temurun masih terus mengalir hingga saat ini.

Legenda di tempat wisata Tangkuban Perahu tak lepas dari kisah beberapa tokoh yang memiliki nama Sangkuriang, Dayang Sumbi dan Tumang (Anjing).

Jika Klepusher ada kesempatan berpiknik ke tempat wisata alam Tangkuban Perahu sempatkanlah bertanya pada warga sekitar dan menanyakan tentang legenda ini.

Mencari alamat atau rute menuju tempat wisata tangkuban perahu tidaklah sulit. Kamu bisa lihat di peta google berikut ini.

Nampaknya kalau dilihat dari peta google di atas, jalan atau rute menuju Gunung Tangkuban Perahu tidak begitu sulit yah. Cukup ikuti rute melalui GPS pada ponsel android kamu.

Gunung Tangkuban Perahu sebenarnya sama dengan gunung-gunung lain yang ada di dataran tanah Pulau Jawa yaitu berjenis kelamin “gunung berapi”. Di Jawa Tengah dan Jawa Timur juga sama-sama memiliki gunung berapi, sebut saja, Gunung Merapi yang sering batuk-batuk, Gunung Slamet yang masih tenang (belum ada erupsi yang membahayakan), Gunung Bromo, dan masih ada beberapa gunung lain yang menjadi tempat favorit bagi para petualang sejati pecinta hiking.

Patung Macan, tempat yang biasanya digunakan sebagai background selfi. Foto Sus – Dokumentasi

Kalau sama dengan gunung yang lain di pulau jawa, lantas apakah keunikan dari Gunung Tangkuban Perahu?

Keunikannya ada di 4 kawah ini, yaitu: Kawah Ratu, Kawah Upas, Kawah Domas dan Kawah Jurig.

Wuih, ada yang namanya medeni (Bahasanya orang ngapak kalo melukiskan sesuatu yang serem) banget.

-Kawah Ratu-

Keindahan Kawah Putri di Gunung Tangkubanprahu. Foto Sus – Dokumentasi

Sejalan dengan namanya, Kawah Ratu adalah salah satu kawah di kawasan tempat wisata Gunung Tangkuban Perahu (Orang Brebes biasa menyebutnya dengan TANGKUBAN PRAU:D) yang tercantik. Nah, disini Klepusher bisa menikmati pemandangan alam nan indah yang terbentuk dari sisa ledakan Gunung Sunda Purba.

Lah, daning Gunung Sunda Purba? Sih, kepriben? (translate: Loh, kenapa Gunung Sunda Purba? Emang, Kenapa?)

Sabar, nanti dijelaskan di bagian akhir dari pembahasan mengenai Keunikan Destinasi Tempat Wisata Tangkuban Perahu ini.

Jika langit sedang bersahabat, cerah dan bening, pasti klepusher akan terus berdecak kagum mensyukurui atas keindahan tempat wisata alam Gunung Tangkuban Perahu yang begitu luar biasa.

Terkadang ketika melihat Kawah Ratu ini muncul keinginan untuk menikmatinya dengan turun ke kawah biar terasa puas banget gitu. Tapi sayangnya hal ini tidak disarankan karena terdapat gas beracun yang bisa saja memutus nikmat selamanya (maksudnya meninggal dunia).

Sayang, kan…! Alih-alih dapet liburan seru di Gunung Tangkuban Perahu malah dilarikan ke RS. Erde (Rumah Sakit Terdekat) untuk penanganan keracunan, jadi gagal traveling happy ending.

-Kawah Upas-


Kawah Upas masih tetanggan sama Kawah Ratu, lokasinya masih se-“RT” Gunung Tangkuban Perahu. Tepatnya sih agak ke utara dikit paling 5 lagkah dari rumah (Oops, kok kaya lirik lagu).

Berada di ketinggian 2.083 meter diatas permukaan laut pastinya membuat lembah ini terasa dingin dan lembab. Jadi jika sudah ada tekat bulat ke tempat wisata ini harus prepare dengan sempurna, jangan sampe salah costum.

Baik kawah Ratu ataupun Kawah Upas, dua-duanya sepakat kompak yaitu adanya larangan mendekati area pusat kawah karena ada aktifitas gas berbahaya yang bisa membuat klepusher horror keracunan.

Sebaiknya sih ikuti ajah aturan mainnya, toh itu juga buat keselamatan dan kenyamanan para pengunjung tempat wisata ini juga, termasuk klepusher.

Jadi, stay away.

Dan jaga jarak (kaya truck gandeng aja yah)

Uniknya, kawah ini kering, ada tanda-tanda kehidupan di dasarnya meskipun hanya beberapa tumbuhan pohon yang hidup ditengahnya.

Keniknya yang lain adalah bibir kawahnya yang menyatu dengan Kawah Ratu.

-Kawah Domas-


Kawah Domas ini tetanggan sama Kawah Ratu. Jadi masih di sekitar tempat wisata alam Gunung Tangkuban Perahu ya…!

Sedikit beda dengan kawah Ratu yang cantik tadi, disini pengunjungnya biasanya cuma sedikit atau dengan kata lain nggak biasa rame.

Meskipun tak seramai dan tak seindah kawah Ratu, kamu bisa menikmati fenomena alam yang khas di Kawah Domas ini yaitu melihat air mendidih di kawah domas, menikmati lumpur vulkanik ala spa, dan yang paling asyik adalah volcano-boiled egg ala kawah Domas. Hehehehe…

-Kawah Jurig-

Keunikan spot wisata Kawah Jurig Tangkuban Perahu ini bisa dirasakan dari namanya, Jurig.

“Jurig” sendiri artinya adalah Setan. Memang pemebrian nama ini menimbulkan efek horror. Meskipun demikian, sebenarnya tempat ini boleh saja kok dikunjungi asalkan pengunjung bisa berhati-hati.

Hati-hati dan waspada di Kawah Jurig ini bukan berarti kamu bisa saja menjumpai penampakan mahluk astral ya, tapi, hati-hati dengan asap yang keluar dari kawah. Asap belerang yang menyebul ke atas sangat pekat dan bisa membahayakan kesehatan serta jiwa pengunjung. Itulah kemungkinan alasan dibalik pemberian nama kawah jurig.

Meskipun demikan, sebagai orang yang beriman, tentunya kamu meyakini adanya mahluk lain (goib) yang tidak dapat dilihat oleh mata manusia.

Hmmm, unik yah.

Nah, di bagian awal artikel traveling ini disebutkan mengenai Gunung Sunda Purba, bukan?

Jadi, usut punya usut, Gunung tangkuban perahu beserta 13 kawah lainnya merupakan bagian dari 1 gunung tertinggi di jawa barat yaitu gunung Sunda Purba.

Setelah terjadi letusan dahsyat, terbentuklah kawah yang kita kenal dengan kawah putri, kawah upas, kawah domas, kawah jurig dan beberapa kawah lainya.

Jika di re-konstrukan maka yang disebut-sebut gunung Sunda Purba akan berbentuk seperti gambar di bawah ini.

Menurut Wikipedia, gunung Sunda Purba meletus di zaman pra sejarah.

Sisa letusan gunung Sunda Purba ini membentuk gugusan gunung berapi baru yaitu gunung Burangrang, Gunung Tangkubanperahu, gunung Bukittunggul dan gunung Sunda sisa yang ukurannya lebih kecil.

Jika dipadu-padankan, “kasus” Gunung Sunda Purba ini memiliki kejadian yang sama dengan Gunung Krakatau dimana sisa ledakannya membentuk gunung baru yaitu Anak Krakatau dan beberapa gunung lainnya.

Contoh lainnya terdapat di Gunung Bromo Jawa Timur yang memiliki pemandangan menarik khas Gunung Bromo Juga.

Keunikan Gunung Tangkuban Perahu dari berbagai sisi Mulai dari legenda, Sejarah, dan dongeng Geologi-nya.

Apapun itu, jelasnya adalah, gunung dan kawah ini adalah ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Selayaknya kita bersyukur hidup di Negara yang kaya akan sumber alam baik hayati dan non hayati.

Semua kekayaan ini bukanlah milik kita semata, tetapi merupakan titipan untuk anak cucu kita kelak.

Salam lestari

Share yuk...!
Read more:
Tengok Keajaiban ‘Bumbu Dapur’ Berikut Ini

Tengok Keajaiban 'Bumbu Dapur' Berikut Ini - Kaum hawa—utamanya yang suka memasak—tentu sudah tidak asing dengan bumbu dapur seperti bawang...

Rileksnya Mandi Di Pemandian Air Panas Ciater

Rileksnya Mandi Di Pemandian Air Panas Ciater  - Masih seputar liburan yang ada di Provinsi Jawa Barat. Begitu banyak potensi alam...

Close